Tafsir Surah Al-Hajj Ayat 8-10

Tafsir Surah Al-Hajj Ayat 8-10

Ayat dan Artinya وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَٰبٍ مُّنِير 8. Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya, ثَانِىَ عِطْفِهِۦ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۖ لَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا خِزْىٌ ۖ وَنُذِيقُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ 9. Dengan memalingkan lambungnya untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan dihari kiamat Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar. ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّٰمٍ لِّلْعَبِيدِ 10.…

Baca Selengkapnya...

Hukum Mencintai Nabi Muhammad ﷺ

Hukum Mencintai Nabi Muhammad ﷺ

Apakah Wajib Mencintai Nabi Muhammad ﷺ? Ahlus Sunnah wal Jama’ah sepakat tentang hukum wajibnya mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad ﷺ, melebihi kecintaan dan pengagungan kita terhadap seluruh makhluk Allah. Akan tetapi, dalam mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad ﷺ, kecintaan kita tidak boleh melebihi apa yang telah ditentukan syari’at, karena itu adalah sikap guluw (berlebih-lebihan), dan sikap guluw dalam seluruh perkara agama akan menyebabkan kebinasaan. Dan juga, setiap manusia wajib mencintai Allah, dan ini merupakan bentuk ibadah yang paling agung. Allah taʿālā berfirman:  وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ “Dan orang-orang yang…

Baca Selengkapnya...

Iman Kepada Nama dan Sifat-Sifat Allah

Iman Kepada Nama Allah

Keempat: Iman terhadap Nama dan Sifat-sifat-Nya Yaitu keyakinan pasti bahwa Allah Ta’ālā memiliki nama-nama yang terbaik dan sifat-sifat yang sangat tinggi; menetapkan apa yang Allah tetapkan untuk diri-Nya dalam kitab-Nya, atau ditetapkan oleh Nabi untuk-Nya di dalam Sunnahnya, berupa sifat-sifat kesempurnaan dan kemuliaan, tanpa disertai dengan tamṡīl (penyerupaan) dan takyīf (menentukan kaifiatnya); serta menafikan apa yang Allah nafikan untuk diri-Nya dalam kitab-Nya, atau dinafikan oleh Nabi-Nya dalam Sunnahnya, berupa sifat-sifat kekurangan, aib, dan penyerupaan dengan makhluk, tanpa taḥrīf (penyelewengan) dan juga ta’ṭīl (pengingkaran). Allah Ta’ālā berfirman, “Dan Allah memiliki Al-Asmā`ul-Ḥusnā…

Baca Selengkapnya...

Berbagai Usaha Kaum Quraisy Dalam Menghentikan Dakwah

Usaha Kaum Quraisy Dalam Menghentikan Dakwah

Berbagai Usaha Menghentikan Dakwah Selain apa yang telah disebutkan bagian sebelumnya, masih terdapat berbagai Usaha yang dilakukan oleh Kaum kafir Quraisy untuk menghentikan dakwah Rasulullah ﷺ, di antaranya: 1. Ejekan dan Hinaan Serta Berbagai Macam Tuduhan Hal tersebut Allah kisahkan dalam Al-Quran: وَقَالُوا۟ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ Mereka berkata, “Hai orang yang diturunkan Al-Quran kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila.” (QS. AI-Ḥijr: 6) Ketika Rasulullah ﷺ sedang duduk dikelilingi oleh sahabat­sahabatnya yang miskin mereka mengejeknya, “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah…

Baca Selengkapnya...

Hukum-Hukum Nun Sakinah dan Tanwin

Hukum Nun Sakinah dan Tanwin

Pengertiannya Nun sakinah adalah huruf Nun mati atau huruf nun yang tidak ada harakatnya Tanwin adalah Nun Sakinah tambahan yang terdapat di akhir isim (kata benda) secara lafal tetapi tidak dituliskan, dan dilafalkan ketika waṣal (dibaca bersambung) serta tidak dilafalkan ketika waqaf (berhenti) membacanya. Hukum-Hukum Nun Sakinah dan Tanwin Jika setelah nun sakinah atau tanwin terdapat salah satu huruf hijaiah, maka ini akan memunculkan 4 hukum, yaitu: Iẓhār Idgām Iqlāb Ikhfā Contoh-Contohnya Contoh Nun Sakinah 1. منْ أَمره يسرا 2. منْ وَاق 3. أنْ يَأكله 4. أنْ يَجعلوه 5. منْ…

Baca Selengkapnya...

Beberapa Adab Saat Akan Keluar Rumah

Adab keluar rumah

Hadis Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi dan Imam Abu Dawud di bawah ini terdapat bimbingan dari Rasulullah ﷺ kepada kita terkait beberapa adab dan doa saat akan keluar dari rumah, yang sangat besar faedahnya. عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: قال رسول الله ﷺ: لو أنَّكم كنتُم توَكلونَ علَى اللهِ حقَّ توَكلِه لرزقتُم كما يرزقُ الطَّيرُ تغدو خماصًا وتروحُ بطانًا Dari Umar bin Khaṭṭāb raḍiyallāhu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka kalian akan diberi rezeki sebagaimana…

Baca Selengkapnya...

Waktu dan Tempat Mengeluarkan Zakat

Waktu dan Tempat Mengeluarkan Zakat

Allah ta’ālā berfirman, وَمَآ ءَاتَيْتُم مِّن رِّبًا لِّيَرْبُوَا۟ فِىٓ أَمْوَٰلِ ٱلنَّاسِ فَلَا يَرْبُوا۟ عِندَ ٱللَّهِ ۖ وَمَآ ءَاتَيْتُم مِّن زَكَوٰةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ ٱللَّهِ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُضْعِفُونَ “Dan apa yang kamu berikan berupa riba agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak bertambah di sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).” {Ar-Rum: 39} Waktu Mengeluarkan Zakat Zakat wajib segera dikeluarkan jika telah datang waktunya, dan tidak boleh diakhirkan ataupun ditunda…

Baca Selengkapnya...

Tafsir Surah Al-Ḥajj Ayat 5-7

Tafsir Surah Al-Ḥajj Ayat 5-7

Ayat dan Artinya يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّنَ ٱلْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِى ٱلْأَرْحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔا ۚ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ 5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami…

Baca Selengkapnya...

Iman Terhadap Ulūhiyyah Allah

Iman terhadap Ulūhiyyah Allah

Ketiga: Iman terhadap Ulūhiyyah-Nya Yaitu keyakinan yang kuat bahwa Allah semata yang menjadi ilah yang benar, Dia yang berhak untuk disembah, tidak ada selain-Nya. Makna ilah adalah yang disembah, yang disembah oleh hati dengan penuh kecintaan dan pengagungan. Hakikat ibadah adalah kesempurnaan cinta disertai kesempurnaan kerendahan, ketundukan, dan pengagungan. Ini semua tidak dilakukan kecuali kepada Ilah yang Esa. Kesaksian tentang keimanan ini datang dari kesaksian yang paling agung, dari saksi yang paling agung, dan pada objek kesaksian paling agung juga. Allah Ta’ālā berfirman, “Allah menyatakan bahwa tidak ada ilah (tuhan)…

Baca Selengkapnya...

Fase Mekkah

Fase Mekkah

Fase Pertama, Dakwah Sirriyah Sebagai tempat kelahiran dan pertumbuhannya, maka kota Mekkah dijadikan Rasulullah ﷺ sebagai titik tolak dakwahnya. Pada awalnya, metode dakwah yang dilakukan Rasulullah ﷺ bersifat sirriyyah (sembunyi-sembunyi). Ini berlangsung selama tiga tahun pertama dakwahnya. Hal tersebut karena kedudukan  Rasulullah ﷺ yang  masih  lemah,  ditambah  isi dakwah beliau yang sangat bertolak belakang dengan keyakinan prinsip masyarakatnya yang penuh dengan nilai-nilai kesyirikan. Masyarakat yang paling pertama beliau serukan ajaran Islam tentu saja adalah keluarga dan kenalan dekatnya, itupun beliau pilih hanya kepada mereka yang ada tanda-tanda kebaikan pada dirinya.…

Baca Selengkapnya...