Pengertian dan Hukum-Hukum Istiazah dan Basmalah

Pengertian dan Hukum Istiazah dan basmalah

Pengertian Istiazah Pengertian istiazah secara bahasa berarti memohon perlindungan Istiazah secara syariat berarti memohon perlindungan kepada Allah Ta’ālā dari setan Maka jika seseorang membaca (أعوذ بالله من الشيطان الرجيم) A’ūzubillāhi minasy-syaiṭānir-rajīm, maka maknanya, “Aku memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” Pengertian Basmalah Pengertian basmalah adalah ucapan (بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ) Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm yang artinya, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Maksudnya adalah “Aku memulai bacaanku dengan memohon pertolongan kepada Allah Ta’ālā.” Hukum-Hukum Istiazah Istiazah memiliki beberapa hukum, diantaranya: Istiazah hukumnya sunnah ketika memulai bacaan Al-Qur`ān.…

Baca Selengkapnya...

Rasulullah ﷺ Diutus Menjadi Rasul

Diutusnya Rasulullah ﷺ menjadi rasul

Ketika usia Rasulullah ﷺ mendekati 40 tahun, beliau mulai suka menyendiri dan menghindari keramaian kehidupan kaumnya yang penuh kesyirikan dan perbuatan nista. Berbekal makanan dan air secukupnya, beliau sering pergi menuju gua Hira yang berjarak sekitar dua mil dari pusat kota Makkah. Dalam kesendirian tersebut, beliau menghabiskan waktunya untuk beribadah dan merenungi kebesaran alam di sekelilingnya serta menyadari akan adanya kekuasaan yang agung di balik semua penciptaan ini. Demikianlah, hal tersebut Allah Ta’ālā kehendaki baginya sebagai awal dan persiapan untuk menerima sebuah misi besar yang akan merubah sejarah kemanusiaan. Karena…

Baca Selengkapnya...

Al-Khauf (Rasa Takut) Dan Ar-Rajā` (Berharap)

Rasa takut dan berharap

Abu Hurairah raḍiyallāhu ‘anhu meriwayatkan bahwasa Rasulullah ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya seorang mukmin mengetahui siksaan yang ada di sisi Allah, niscaya tidak akan ada satu pun dari mereka yang mengharap akan mendapat surga-Nya. Dan seandainya seorang kafir mengetahui kasing sayang yang disisi Allah, niscaya tidak akan ada satu pun dari mereka yang berputus asa untuk meraih surga-Nya.” (HR. Bukhari Muslim).

Baca Selengkapnya...

Zakat Hewan Ternak dan Yang Keluar Dari Bumi

Zakat hewan ternak

Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim yang rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan cara yang batil, dan (mereka) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya dijalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih.” (At-Taubah: 9/34). Harta-Harta Yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya…

Baca Selengkapnya...

Lebih Utama Satu Ekor Kambing atau Sepertujuh Sapi?

Lebih Utama Satu Ekor Kambing atau Sepertujuh Sapi?

Apa jenis hewan kurban yang paling utama? Berkurban merupakan ibadah yang disyariatkan oleh Allah Ta’ālā kepada umat Islam. Hewan yang dikurbankan adalah unta, sapi, domba, dan kambing. Jenis hewan kurban yang paling utama adalah unta, kemudian sapi, kemudian domba, kemudian kambing. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Asy-Syairāzi Asy-Syāfi’i raḥimahullāh dalam kitab Al-Muhaẓẓab, “(Berkurban dengan) seekor unta lebih afdal daripada seekor sapi karena ukurannya yang lebih besar. Sedangkan seekor sapi itu lebih afdal daripada seekor kambing, karena ukuran sapi itu sama dengan tujuh ekor kambing.” (Al-Muhaẓẓab 1:433) Kenapa yang lebih…

Baca Selengkapnya...

Kehidupan Rasulullah ﷺ Sebelum Diutus Menjadi Nabi

KEHIDUPAN RASULULLAH ﷺ SEBELUM MENJADI NABI

Perang Fijār Pada saat Nabi ﷺ berusia 20 tahun, terjadi Perang Fijār antara kabilah Quraisy dan sekutu mereka dari Bani Kinanah melawan kabilah Qais ‘Ailān. Harb bin Umayyah terpilih menjadi komandan perang membawahi kabilah Quraisy dan Kinānah karena faktor usia dan kebangsawanannya. Kemenangan pada pagi hari berada di pihak kabilah Qais, namun pada pertengahan hari keadaan terbalik, kemenangan justru berpihak pada Kinānah. “Perang Fijār” dinamakan demikian karena mereka telah menodai kesucian bulan haram (bulan yang dilarang berperang di dalamnya). Dalam perang ini, Rasulullah ikut serta membantu paman-pamannya menyediakan anak panah…

Baca Selengkapnya...

Kesalahan Kesalahan Dalam Membaca Al-Qur`an

Kesalahan-Kesalahan Dalam Membaca Al-Qur`an

Jenis-Jenis Kesalahan Dalam Membaca Al-Qur`an Kesalahan (Laḥn) di dalam membaca Al-Qur`an terbagi menjadi dua, yaitu: Kesalahan (Laḥn) jali dan kesalahan (Laḥn) khafi Laḥn jali (kesalahan nyata) Laḥn jali adalah salah satu dari kesalahan-kesalahan di dalam membaca lafal Al-Quran dan kesalahan itu dapat menyebabkan perubahan makna dalam bacaannya. Laḥn khafi (kesalahan yang samar) Dan Laḥn khafi adalah kesalahan di dalam membaca lafal Al-Qur`an, akan tetapi kesalahan tersebut tidak sampai menyebabkan perubahan makna dalam bacaan tersebut. Contoh Penerapannya Contoh Penerapan Laḥn jali (kesalahan nyata) Di bawah ini adalah contoh-contoh di dalam penerapan…

Baca Selengkapnya...