Bolehkah Berkurban Dengan Mentransfer Uang?

2 menit waktu membaca

Daftar Isi

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Bāz raḥimahullāh pernah ditanya, “Seorang muslim yang bermukim di negeri nonmuslim, jika ia menyembelih uḍḥiyah (kurban) di sana, maka ia tidak mendapati orang yang butuh yang akan diberi makan dari hasil kurban. Karena alasan ini, ia mentransfer sejumlah uang kepada fakir miskin di daerah lain untuk berkurban di negeri mereka. Apa hukum hal ini?”

Syekh menjawab, “Tidak mengapa seperti itu. Jika ia mengirim uang lantas berkurban di sana. Itu baik asalkan lewat perantaraan orang yang terpercaya. Jika ia hanya mengirimkan sejumlah uang, itu tidaklah masalah. Namun jika  melaksanakan kurban di tempat tinggalnya lalu nanti memudahkan rekan dan teman-temannya untuk menyantapnya, itu lebih afdal. Misalnya ia melaksanakannya di lembaga Islami di negerinya lalu ia menghadiahkan pada rekan dan kaum muslimin, juga termasuk orang kafir -selain kafir harbi- karena itu adalah sedekah sunnah, itu lebih baik. Namun jika ia mengirim kurban ke Afrika -misalnya- untuk para mujahidin -jika ada- atau ia hanya mengirim sejumlah uang, maka itu juga tidak masalah.” (Fatāwā Nur ‘alad Darb, 18: 206)


Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Bāz juga pernah ditanya, “Sahkah berkurban dengan hanya mentransfer sejumlah uang untuk membeli hewan kurban, lalu hewan tersebut disembelih untuk fakir miskin di luar daerah?”

Beliau menjawab, “Tidak mengapa jika seseorang menyembelih kurban untuk keluarganya atau berkurban di luar daerah. Akan tetapi berkurban di tengah-tengah keluarganya itu yang lebih afdal. Jika seseorang berkurban di rumahnya, lalu ia makan sebagiannya dan menyalurkan sebagiannya lagi kepada orang di sekitarnya, maka itu lebih baik karena mencontoh praktik Nabi Ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam karena beliau berkurban di tengah-tengah keluarganya lalu dimakan dan diberikan kepada yang lain. Dan jika ia ingin berkurban dengan hewan lain di luar lingkungannya untuk disalurkan kepada orang miskin di daerah lain, maka ia tetap mendapat ganjaran. Yang disalurkan tersebut terhitung sedekah.” (Fatāwā Nur ‘alad Darb, 18: 207)

Bagi yang ingin membeli hewan kurban, silahkan menghubungi CV Bintang Tani di sini

Sapi Kurban Bintang Tani
CV Bintang Tani

Semoga bermanfaat

Baca juga: Sepertujuh Sapi Atau Satu Kambing?

Ditulis oleh Ustaz Muhammad Thalib, MA
Diambil dari website: mutiaradakwah.com
Share on print
Print Artikel

Berlanggan Artikel Mutiara Dakwah

Berlangganlah secara gratis untuk mendapatkan email artikel terbaru dari situs ini.

Cari Artikel

Generic selectors
Kata yang sama persis
Kata yang ada di judul
Kata yang ada di artikel
Filter Berdasarkan Kategori
Akhlak
Akidah
Al-Qur'an
Bahasa
Fatwa Ulama
Fikih
Hadis
Muamalah
Nasihat
Sirah
Tafsir
Tajwid

Cari Kategori

Artikel Terkait

Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Hukum Salat Berjamaah Di Masjid

Keutamaan Salat Berjamaah Wahai saudaraku, semoga Allah mengaruniakan rahmat-Nya kepadamu… Ketahuilah bahwa salat lima waktu harus kita kerjakan dengan berjamaah. Karena Nabi ﷺ memerintahkan kita untuk salat berjamaah. Rasulullah ﷺ

Baca Selengkapnya »
6 Poin Penting Dalam Menuntut Ilmu
Muhammad Adam

Enam Poin Penting dalam Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Rasulullah ﷺ bersabda: طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah, disahihkan oleh Syekh Al-Albani

Baca Selengkapnya »

Stories

Apakah Anda Ingin Meningkatkan Bisnis Anda?

Tingkatkan dengan cara beriklan

Formulir anda berhasil dikirim, terimakasih

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

Tafsir Surah As-Shaff Ayat 5-6 Keutamaan Membaca Alquran Apa Itu Gibah? Hukum Bermuamalah Dengan Orang Kafir 6 Amalan Utama Di Awal Zulhijah Apa Saja Penyempurna Akidah? 7 Alasan Mengapa Kita Harus Belajar Bahasa Arab Kisah Baiat Aqabah Pertama Segera Beramal, Sebelum Ajal Datang! Hukum Salat Berjamaah Di Masjid