Enam Poin Penting dalam Menuntut Ilmu

2 menit waktu membaca

Daftar Isi

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Rasulullah ﷺ bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah, disahihkan oleh Syekh Al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah, no. 224).

Lalu jika menuntut ilmu itu merupakan sebuah kewajiban, maka bagaimanakah cara yang efektif dan ringkas untuk menuntut ilmu tersebut? Mari kita dengarkan penjelasan dari Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin mengenai hal tersebut.

Beliau pernah ditanya tentang bagaimanakah cara menuntut ilmu, sebagaimana disebutkan dalam Kitab Al-‘Ilmi (90-91), beliau kemudian menjawab:

Cara menuntut ilmu secara ringkas dapat tersusun dalam beberapa point berikut:

  1. Bersemangatlah menghafal Kitabullah. Setiap hari, usahakan ada sesuatu yang membantumu untuk senantiasa membacanya dengan tadabbur dan penuh pemahaman. Jika ada faidah yang kamu dapatkan ketika membacanya, maka ikatlah faidah tersebut (dengan menulisnya).
  2. Bersemangatlah menghafalkan sunah-sunah Rasulullah ﷺ yang mudah dihafalkan, di antaranya adalah menghafal hadis-hadis ‘Umdatul Aḥkām.
  3. Berusahalah untuk fokus dan konsisten, sehingga kamu tidak mengambil ilmu sebagian dari sini dan sebagian lainnya dari sana (comot sana sini); karena cara seperti ini dapat menyia-nyiakan waktumu dan dapat membuyarkan pikiranmu.
  4. Mulailah dalam menuntut ilmu dengan mempelajari buku-buku yang kecil dan pelajarilah dengan baik, lalu barulah kamu berpindah ke buku yang lebih besar, sehingga ilmu tersebut dapat diperoleh sedikit demi sedikit yang dapat bertujuan agar ilmu tersebut dapat melekat di hatimu dan menjadikan dirimu tenang.
  5. Berusahalah untuk mempelajari masalah-masalah pokok beserta kaedah-kaedahnya. Catat setiap masalah pokok dan kaidah yang kamu dapati. Ada sebuah ungkapan: “Barangsiapa yang terhalang dari pengetahuan tentang uṣūl (masalah-masalah pokok), maka akan akan terhalang untuk bisa sampai memahaminya.”
  6. Diskusikan berbagai masalah dengan gurumu, atau diskusikan dengan teman-teman yang dapat kamu percayai ilmu dan agamanya. Bisa juga dengan cara sekedar membayangkan adanya seseorang yang berdiskusi denganmu dalam suatu masalah jika kamu tidak bisa untuk berdiskusi dengan orang yang telah kami sebutkan itu secara langsung.

Semoga artikel kali ini tentang poin-poin penting dalam menuntuk ilmu bermanfaat

Ditulis oleh ustaz Muhammad Adam
Diambil dari website: mutiaradakwah.com

Berlanggan Artikel Mutiara Dakwah

Berlangganlah secara gratis untuk mendapatkan email artikel terbaru dari situs isi.

Share on print
Print Artikel

Cari Artikel

Generic selectors
Kata yang sama persis
Kata yang ada di judul
Kata yang ada di artikel
Filter Berdasarkan Kategori
Akidah
Al-Qur'an
Fatwa Ulama
Fikih
Hadis
Muamalah
Sirah
Tafsir
Tajwid

Cari Kategori

Artikel Terkait

Puasa di Bulan Syakban
Admin

Puasa di Bulan Syakban

Keutamaan Bulan Syaban Dari Usamah bin Zaid, ia berkata, “Aku bertanya, wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa dalam sebulan seperti puasa di bulan Syakban”. Nabi ﷺ bersabda, ذَلِكَ شَهْرٌ

Baca Selengkapnya »

Stories

Apakah Anda Ingin Meningkatkan Bisnis Anda?

tingkatkan dengan cara beriklan

Formulir anda berhasil dikirim, terimakasih

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

Dilema Pemotongan Zakat Gaji ASN