Iman Kepada Nama dan Sifat-Sifat Allah

Iman Kepada Nama Allah

Keempat: Iman terhadap Nama dan Sifat-sifat-Nya Yaitu keyakinan pasti bahwa Allah Ta’ālā memiliki nama-nama yang terbaik dan sifat-sifat yang sangat tinggi; menetapkan apa yang Allah tetapkan untuk diri-Nya dalam kitab-Nya, atau ditetapkan oleh Nabi untuk-Nya di dalam Sunnahnya, berupa sifat-sifat kesempurnaan dan kemuliaan, tanpa disertai dengan tamṡīl (penyerupaan) dan takyīf (menentukan kaifiatnya); serta menafikan apa yang Allah nafikan untuk diri-Nya dalam kitab-Nya, atau dinafikan oleh Nabi-Nya dalam Sunnahnya, berupa sifat-sifat kekurangan, aib, dan penyerupaan dengan makhluk, tanpa taḥrīf (penyelewengan) dan juga ta’ṭīl (pengingkaran). Allah Ta’ālā berfirman, “Dan Allah memiliki Al-Asmā`ul-Ḥusnā…

Baca Selengkapnya...

Iman Terhadap Ulūhiyyah Allah

Iman terhadap Ulūhiyyah Allah

Ketiga: Iman terhadap Ulūhiyyah-Nya Yaitu keyakinan yang kuat bahwa Allah semata yang menjadi ilah yang benar, Dia yang berhak untuk disembah, tidak ada selain-Nya. Makna ilah adalah yang disembah, yang disembah oleh hati dengan penuh kecintaan dan pengagungan. Hakikat ibadah adalah kesempurnaan cinta disertai kesempurnaan kerendahan, ketundukan, dan pengagungan. Ini semua tidak dilakukan kecuali kepada Ilah yang Esa. Kesaksian tentang keimanan ini datang dari kesaksian yang paling agung, dari saksi yang paling agung, dan pada objek kesaksian paling agung juga. Allah Ta’ālā berfirman, “Allah menyatakan bahwa tidak ada ilah (tuhan)…

Baca Selengkapnya...

Iman Terhadap Rubūbiyyah Allah

Iman Terhadap Rubūbiyyah Allah

Kedua: Iman terhadap Rubūbiyyah-Nya Yaitu keyakinan yang pasti bahwa Allah Ta’ālā semata yang menjadi Rabb, Pencipta, Raja, dan Pemberi perintah. Makna Rabb adalah Tuan, Raja, dan Pengatur yang mengatur alam semesta dengan karunia-Nya. Allah Ta’ālā berfirman, “Dia (Firaun) berkata, ‘Siapakah Tuhanmu berdua, wahai Musa?‘ Dia (Musa) menjawab, ‘Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu, kemudian memberinya petunjuk‘.” (QS. Ṭāhā: 49-50) Intisari Rubūbiyyah mencakup tiga hal utama, yaitu: 1. Penciptaan Allah adalah pencipta segala sesuatu. Apa pun yang ada selain Allah adalah makhluk. Allah Ta’ālā berfirman,…

Baca Selengkapnya...

Akidah Islam Yang Benar dan Lurus

Akidah Islam Yang Benar dan Lurus

Segala puji hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya, meminta pertolongan dan ampunan dari-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan kejelekan amalan kita. Siapa saja yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan siapa saja yang Dia sesatkan maka tidak ada orang yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, yang berfirman, “Dialah yang mengutus seorang rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka,…

Baca Selengkapnya...