Pengertian dan Contoh Mad Ṭabī’i

2 menit waktu membaca

Daftar Isi

Setelah sebelumnya kami membahas tentang pengertian dan macam-macam mad, kali ini kami akan membahas salah satu dari macam-macam mad tersebut, yaitu mad asli atau disebut juga sebagai Mad Ṭabī’i.

Pengertian Mad Ṭabī’i

Mad Ṭabī’i/asli adalah mad yang bisa berdiri sendiri, Dan mad ini tidak akan terletak setelahnya hamzah dan sukun.

Panjang harakan dari Mad Ṭabī’i adalah sebanyak 2 harakat.

Macam-Macam Mad Ṭabī’i

Mad Ṭabī’i memiliki beberapa macam, diantaranya:

1. Huruf mad yang tetap ada ketika dibaca bersambung, ataupun berhenti pada kalimat tersebut. Jadi mad ini tetap ada saat seseorang membaca suatu kalimat di dalam Alquran kemudian dia melanjutkan bacaannya ke kalimat setelahnya tanpa putus, begitu juga ketika orang tersebut berhenti membaca Alquran di kalimat tersebut, maka ia tetap membaca mad yang ada di akhir kalimat yang ia baca tersebut.

Huruf-huruf hijaiyah yang terletak di awal-awal surah, yang terdiri dari 2 huruf dan huruf keduanya adalah huruf mad, maka ini juga termasuk ke dalam mad Ṭabī’i.

2. Huruf mad hanya dibaca jika seseorang menghentikan bacaannya pada kalimat tersebut, dan mad ini tidak dibaca jika ia melanjutkan bacaan Alqurannya tanpa berhenti di kalimat tersebut.

Mad Ṭabī’i jenis ini terdapat pada:

– Huruf alif yang menjadai ganti dari tanwin mansub

– Mad yang dihilangkan ketika seseorang melanjutkan bacaan Alqurannya karena ada sukun setelah kalimat yang ia baca tersebut.

3. Huruf mad yang dibaca hanya jika seseorang melanjutkan bacaan Alqurannya, sementara jika ia berhenti membaca pada kalimat tersebut, maka madnya tidak dibaca.

Contoh-Contohnya

Contoh-contoh di bawah ini akan kami bagi sesuai dengan urutan macam-macam Mad Ṭabī’i yang ada di atas artikel ini.

Macam Yang PertamaMacam Yang KeduaMacam Yang Ketiga
يُوْصِيْكُمُحُكْماًإنَّهُۥ هُوَ
الٓمٓرفِيْ الأرْضِمَا لَهُم بِهۦ مِنْ عِلْمٍ

Semoga artikel kali ini tentang pengertian, macam-macam, dan juga contoh-contoh Mad Ṭabī’i di dalam Alquran bermanfaat.

Ditulis oleh Ustaz Muhammad Thalib, MA
Diambil dari website: mutiaradakwah.com
Print Artikel

Berlanggan Artikel Mutiara Dakwah

Berlangganlah secara gratis untuk mendapatkan email artikel terbaru dari situs ini.

Cari Artikel

Generic selectors
Kata yang sama persis
Kata yang ada di judul
Kata yang ada di artikel
Post Type Selectors
Filter Berdasarkan Kategori
Akhlak
Akidah
Al-Qur'an
Bahasa
Fatwa Ulama
Fikih
Hadis
Muamalah
Nasihat
Sirah
Tafsir
Tajwid

Cari Kategori

Sosmed

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email

Tambahkan Komentar

Artikel Terkait

Setiap Amalan Tergantung Niatnya
Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc.

Setiap Amalan Tergantung Niatnya

Apakah setiap amalan yang kita lakukan harus ikhlas? Apa yang terjadi jika kita tidak ikhlas dalam perbuatan-perbuatan kita? Baca penjelasannya pada artikel ini.

Baca Selengkapnya »

Apakah Anda Ingin Meningkatkan Bisnis Anda?

Tingkatkan dengan cara beriklan

Formulir anda berhasil dikirim, terimakasih

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

Hukum Shalat Memakai Masker Saat Pandemi Covid-19 Setiap Amalan Tergantung Niatnya Keutamaan Mempelajari Tafsir Alquran Mengkhatamkan Al-Qur`an Sebulan Sekali Pelajari Adab Sebelum Ilmu Kenapa Kita Harus Belajar Fikih Muamalat? Tata Cara Wudhu Yang Benar Pembagian Tauhid dan Maknanya Hukum Belajar Bahasa Inggris Kisah Rasulullah Hijrah Ke Madinah Mengajak Orang Lain Berbuat Baik, Tapi Lupa Diri Sendiri