Tafsir Surah Al-Ḥajj Ayat 5-7

4 menit waktu membaca

Daftar Isi

Ayat dan Artinya

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّنَ ٱلْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِى ٱلْأَرْحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔا ۚ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ

5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu, dan Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan. Kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan. Dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, bumi itu hidup dan subur serta menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang indah.

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan Website

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّهُۥ يُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

6. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq, dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati, dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ ٱللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِى ٱلْقُبُورِ

7. Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur. (QS. Al-Ḥajj: 5-7)

Makna Ayat Secara Umum

  1. Wahai manusia! Jika kalian berada dalam kearaguan, apakah Allah akan menghidupkan orang yang mati dan membangkitkan kalian setelah kalian meninggal, maka sesungguhnya Allah telah menciptakan bapak kalian Adam dari tanah, maka bagaimana bisa kalian mengingkari terjadinya kebangkitan?! Kemudian Dia menjadikanmu dari setetes mani yang dimasukkan ke rahim perempuan. Kemudian Dia menjadikan mani tersebut jadi segumpal darah, yaitu darah merah kental yang menggantung di dinding rahim. Kemudian segumpal darah tersebut berubah menjadi segumpal daging kecil seukuran yang bisa di kunyah. Kemudian segumpal daging tersebut ada yang menjadi ciptaan sempurna yang berakhir hingga keluarnya janin hidup, dan juga ada yang tidak sempurna sehingga dia gugur Ketika masih di dalam rahim. Itu semua bertujuan untuk menjelaskan kepada kamu kesempuranaan kemampuan Kami dalam mengendalikan proses pencipataan makhluk. Kami tetapkan makhluk tersebut dalam rahim untuk jangka waktu yang Kami kehendaki. Kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi. Dengan demikian maka sempurnalah proses penciptaan kalian dengan mengeluarkan kalian dari perut-perut ibu kalian dalam bentuk bayi. Kemudian kalian berkembang menjadi besar dan kuat, serta akal kalianpun menjadi sempurna. Di antara anak-anak kecil ada juga yang meniggal sebelum menjadi besar, dan sebagian manusia ada yang menjadi besar hingga tua dan menjadi lemah akalnya, sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dalam kondisi ini berarti dia sudah mencapai usia pikun sehingga tidak mengetahui sesuatu pun seperti yang ia ketahui sebelumnya.

Selanjutnya Allah menjelaskan dalil logika lainnya terkait hari berbangkit, maka Allah berfirman yang artinya, “Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, bumi itu hidup dan subur serta menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang indah.” Maksudnya, Anda melihat bumi kering kerontang, tidak ada tumbuh-tumbuhannya. Jika Kami menurunkan padanya air maka ia bergerak jadi subur dan menumbuhkan berbagai tumbuhan. Kemudian tumbuhan itu menjadi tinggi dan kuat. Bumi itupun menumbuhkan berbagai jenis tanaman yang sangat indah dan menggembirakan jiwa dengan pemandangannya.

  1. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq. Maksudnya bahwa apa-apa yang disebutkan dalam ayat di atas tentang tanda-tanda kekuasaan Allah, maka di dalamnya terdapat bukti-bukti yang jelas bahwasanya Allah adalah Tuhan yang berhak disembah dengan benar. Kita tidak pantas melakukan ibadah kecuali kepada-Nya. San sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati. Maksudnya, Allah mampu menghidupkan manusia setelah kematian mereka. Dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ini menunjukkan bahwasanya Allah mampu untuk atas segala sesuatu dan tidak ada sesuatupun yang bisa membuat-Nya lemah.
  2. Dan sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang dan tidak ada keraguan padanya, dan Allah akan mengeluarkan semuanya dari kubur untuk dihisab dan diberikan balasan.

Beberapa Pelajaran Dari Ayat-Ayat di Atas

  1. Kebangkitan manusia setelah kematiannya benar-benar akan terjadi. Ini merupakan bagian dari akidah yang tidak sah keimanan seseorang tanpanya, dan tidak akan baik suatu kehidupan kecuali dengannya.
  2. Dalil-dalil yang menunjukkan bahwa kebangkitan pasti bisa terjadi:
    • Allah yang menciptakan kita pertama kali dari tidak ada pasti sanggup untuk mengembalikan kita lagi.
    • Menghidupkan bumi dengan tumbuh-tumbuhan setelah kematian dan kehancurannya juga menjadi dalil akan dibangkitkannya manusia setelah kematiannya.
  3. Kebangkitan setelah kematian sebagaimana disebutkan dalam nas-nas yang sahih, juga diperkuat oleh dalil-dalil logika yang jelas dan tegas.
  4. Keturunan Adam diciptakan dari mani, kemudian mani tersebut berkembang melalui beberapa fase hingga penciptaannya sempurna di dalam rahim ibu mereka, kemudian mereka keluar setelah itu menjadi bayi.

Semoga Bermanfaat

Ditulis oleh Ustaz Muhammad Thalib, MA
Diambil dari website: mutiaradakwah.com
Share on print
Print Artikel

Berlanggan Artikel Mutiara Dakwah

Berlangganlah secara gratis untuk mendapatkan email artikel terbaru dari situs ini.

Cari Artikel

Generic selectors
Kata yang sama persis
Kata yang ada di judul
Kata yang ada di artikel
Filter Berdasarkan Kategori
Akhlak
Akidah
Al-Qur'an
Bahasa
Fatwa Ulama
Fikih
Hadis
Muamalah
Nasihat
Sirah
Tafsir
Tajwid

Cari Kategori

Artikel Terkait

Tafsir Surah As-Shaff 1-4
Muhammad Thalib, MA

Tafsir Surah As-Shaff Ayat 1-4

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Salam, ia menuturkan: “Kami pernah berembuk, siapakah di antara kalian yang bersedia datang kepada Rasulullah ﷺ untuk menanyakan kepada beliau tentang amal apakah ada

Baca Selengkapnya »
Tafsir Surat Al-Munafiqun 9-11
Muhammad Thalib, MA

Tafsir Surah Al-Munafiqun 9-11

Pada pembahasan sebelumnya, kita telah membahas tafsir surah Al-Munāfiqūn pada ayat 1-4, dan juga ayat 5-8. Kali ini kita akan membahas tafsir beberapa ayat pada akhir surah Al-Munāfiqūn, yaitu ayat

Baca Selengkapnya »
Tafsir Surah Al-Munafiqun Ayat 5-8
Muhammad Thalib, MA

Tafsir Surah Al-Munafiqun Ayat 5-8

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tafsir ibnu katsir pada surah Al-Munāfiqūn dari ayat 1-4, kali ini kita akan membahas tafsir surah Al-Munāfiqūn Ayat 5, 6, 7, dan 8. Ayat

Baca Selengkapnya »

Stories

Apakah Anda Ingin Meningkatkan Bisnis Anda?

Tingkatkan dengan cara beriklan

Formulir anda berhasil dikirim, terimakasih

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

join mutiara dakwah

Subscribe agar anda mendapatkan artikel terbaru dari situs kami

Tafsir Surah As-Shaff Ayat 1-4 Penyebab Turunnya Surah Al-Kahfi Tuntunan Penyembelihan Hewan Kurban Siapakah Wali-Wali Allah Itu? Anda Ingin Sukses? Persiapkan Diri Menghadapi Ujian Pengertian Riba dan Macam Macamnya Hukum Berkurban Secara Kolektif Imamah, Jemaah, Dan Sahabat Berkasih Sayang Dengan Binatang Tema-Tema Surah Al-Kahfi